Pages

Tampilkan postingan dengan label Memancing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Memancing. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 September 2011

Cara Memancing udang galah


Peralatan Mancing Udang Galah
Berikut ini peralatan yang diperlukan untuk mancing udang galah:

1. Joran atau rod dengan ujung yang lentur dan sensitif serta ring atau cincin yang kecil.
2. Reel spining kecil ukuran kolam, bisa juga menggunakan penggulung kayu.
3. Line berupa monofilamen tipis, ukuran 1-2lbs pada mainline dengan leader 2-8 lbs.
4. Kail yang digunakan adalah kail khusus udang atau circle hook tanpa kait (barbless) dengan nomor 9-12.
5. Timah pemberat kecil dengan stoper. Timah jangan terlalu berat, yang penting tidak terbawa arus.

Umpan
Umpan yang digunakan untuk mancing udang galah biasanya cacing tanah, cacing susu, cacing bakau, bahkan anak udang. Sementara untuk chumming digunakan kelapa bakar yang dipecah-pecah.

Spot Udang Galah
Memancing udang galah sebaiknya tidak pada saat air pasang dan cuaca dengan curah hujan cukup tinggi. Waktu terbaik mancing udang galah ialah pada saat kemarau dan air surut. Biasanya udang sangat agresif pada malam hari. Tempat favorit bagi udang biasanya diantara kayu log/glondongan yang terendam di sungai. Biasanya ini terdapat pada sungai-sungai di Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, Irian dll. Selain itu Udang galah juga sering bermain pada dasar sungai. Beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menentukan spot udang galah didasar sungai adalah seperti berikut:

1. Kenali struktur dasar sungai tempat dimana kita memancing. Selalunya dasar sungai berbentuk lika liku dan beralun-alun.
2. Pada tikungan sungai lazimnya aliran air agak perlahan atau alirannya tidak terlalu deras.
3. Pada arus deras menandakan kawasan tersebut lebih dalam, manakala aliran perlahan pula adalah sebaliknya.

Mancing Gembira: Spot Udang GalahPosisi udang bermain pada arus yang cukup deras

Pola Makan Udang
Berikut ini adalah ciri khas atau kebiasaan makan udang galah:

1. Apabila udang galah beratnya lebih 300 gr maka umpan akan langsung dilarikan dan ujung joran akan langsung menukik.
2. Untuk udang ukuran sedang biasanya sewaktu umpan dimakan, leader akan dipegang dan ditarik-tarik menggunakan capitnya sehingga ujung joran akan terangguk seperti ikan kecil yang makan.
3. Untuk udang yang berukuran kecil biasanya pola makannya hampir sama dengan yang berukuran sedang, oleh karena itu sering - seringlah mengecek dengan menaikkan ujung joran dan apabila berat atau ada tarikkan maka umpan sedang dimakan.


Memancing udang galah harus sabar, lembut dan penuh perasaan. Pada saat umpan dimakan oleh udang, joran akan melengkung, yang perlu kita lakukan tahan saja jangan digentak karena akan membuat mulut udang robek. Angkat joran pelan-pelan sambil menggulung reel pelan-pelan dengan posisi ujung joran diatas udang sehingga line tegak lurus dengan permukaan air. Udang bisanya jika terkena pancing akan mundur kebelakang dan membengkokan tubuhnya, jika digentak atau ditarik terlalu kencang akan membuat mulutnya sobek terkena kail.

Pada saat udang berhasil dinaikan keatas jangan pernah menyentuh atau memencet ekor udang karena terdapat semacam sungut yang cukup tajam serta kepala udang terdapat tanduk yang bergerigi yang cukup maknyos kalo nancep di jari. Sementara capitnya tidak terlalu berbahaya asal tidak terkena ujung capitnya saja.
Semoga tulisan ini bisa bermanfaat
Salam strike.....
Baca Selengkapnya - Cara Memancing udang galah

Sabtu, 24 September 2011

Seluk Beluk Umpan Mancing


Mancing apapun jenisnya sangat bergantung pada umpan, karena menentukan sekali dalam hasil tangkapan. Pada umumnya umpan untuk mancing itu terbagi atas :
Umpan Alami/Hidup (Natural Bait) dan Umpan Buatan (Artificial Bait). Kriteria umpan yang akan digunakan tergantung pada jenis ikan yang akan dipancing. Umpan untuk ikan laut (Saltwater Fish) tentu akan berbeda sekali dengan umpan untuk ikan air tawar (Freshwater Fish). Bahkan pada ikan laut maupun ikan air tawar tadi umpan akan berlainan pula terhadap jenis ikannya. Sebagai contoh, umpan tiruan berbentuk katak tak akan disambar oleh ikan mas. Oleh sebab itu pengetahuan akan umpan menjadi dasar kemampuan anda memancing.

UMPAN HIDUP
Umpan hidup atau alami yang khusus untuk ikan mas adalah makanan alaminya di habitat aslinya bukan pada saat pembudidayaan. Kegemarannya mengaduk lumpur pada dasar air adalah untuk mencari biota hidup yang jadi makanannya. Umpan hidup yang baik untuk dipakai adalah yang masih hidup sedang untuk umpan alami berasal dari umpan hidup atau makanan alami lainnya yang digunakan pada saat masih hidup ataupun mati namun hanya murni umpan alami itu saja, misalnya udang yang telah dikupas kulitnya. Umpan alami ikan mas meliputi hewan dan tumbuhan. Diantaranya yang disukai contohnya adalah jenis lumut (algae), beberapa jenis cacing, udang kecil, ikan-ikan kecil sebangsa cere, keong yang menempel pada tumbuhan air, sejenis kerang air tawar, larva serangga maupun serangga itu sendiri. Beberapa serangga terbang dan melata yang terkadang jatuh pula ke air yakni ulat bambu, uter, ulat daun pisang, lebah, larva lebah dan larva semut (semut rangrang) di sebut kroto. Penyajian umpan hidup diusahakan mengikuti bentuk umpan namun dikaitkan pada mata kail secara benar agar umpan tersebut dapat hidup lama di dalam air. Penempatannya bisa di permukaan, di tengah dan di dasar air. Beberapa umpan hidup yang efektif untuk memancing ikan mas adalah cacing merah,cacing sawah (lur) dan kroto. Pemasangan cacing pada mata kail sangatlah mudah, pegang cacing dengan jari kiri lalu dengan tangan kanan tusukkan cacing pada badannya dekat kepala (anggap cacing mempunyai kepala dan ekor) ikuti bentuk kail dan keluarkan ujung mata kail pada badan dekat ekornya sehingga tampak seekor cacing menjuntai di kail anda. Bila terlalu panjang cacing dapat dipotong terlebih dahulu. Untuk kroto, carilah larva putih yang sudah berbentuk semut (yang berbentuk beras dicampurkan ke umpan buatan) untuk satu kail bisa 2 atau 3 ekor sekaligus. Tancapkan kail sampai tembus pada bagian dadanya. Kroto atau larva semut ini jangan dipegang terlalu keras karena jika terpencet cairannya akan keluar sehingga bentuk semut akan kempes seperti potongan plastik dan jadi tidak berguna lagi.

UMPAN UMUM
Umpan umum yang dimaksud di sini adalah umpan buatan yang dapat dicerna ikan, merupakan hasil pabrikan yang kemudian diramu sendiri oleh pemancing sehingga menjadi umpan siap saji. Pemberian umpan buatan awalnya semasa pembudidayaan karena selain mudah dibuat dan praktis, umpan buatan ini dapat mempercepat tumbuhnya ikan lewat protein dan gizi yang dicampurkan di dalamnya. Bahan dasar umpan terbuat dari tepung ikan dan bahan lainnya dicampur kemudian dipadatkan di sebut pelet. Dari bahan pelet inilah umpan yang umum dipakai oleh para pemancing, sedang tambahan ramuannya biasanya dimiliki sendiri oleh masing-masing pemancing . Bahan dasar untuk ramuan umpan atau umpan yang sudah jadipun kini ada banyak terdapat di toko pancing. Beberapa di antaranya malah diimpor langsung dari luar negeri seperti pelet Marukyu dari Jepang, aroma perangsang produksi Berkley dan sebagainya. Namun secara umum umpan ramuan dibuat sebagai berikut: 1 kantong pelet halus, ikan sardin 1 kaleng, 1 butir telur bebek. Bersihkan sardin dari sausnya lalu hancurkan , telur bebek ambil bagian kuningnya saja, aduk rata pada baskom lalu campurkan pelet halus tadi sedikit demi sedikit dan aduk hingga merata dengan menambahkan sedikit air. Untuk mengaduk dapat digunakan sendok nasi yang besar (centong), aduk hingga liat sampai umpan siap digunakan. Umpan yang sudah jadi dapat ditambahkan kroto. Tutup umpan dengan serbet basah agar tidak diganggu lalat dan tidak kering terkena sinar matahari. Penggunaan umpan cukup dipulung-pulung kira-kira sebesar kelereng lalu disatukan ke kail dengan bentuk seperti tetesan air. Besar umpan sesuaikan dengan besarnya mata kail. Umpan umum ini hanya disajikan di dasar air. Pengalaman akan mengajarkan anda pada ramuan dan takaran yang sesuai sehingga saatnya nanti umpan anda menjadi yang terhebat di lomba.

UMPAN SPESIAL
Disebut umpan spesial atau khusus, adalah karena memang menggunakan ramuan yang spesial dan sengaja dibuat biasanya pada saat lomba memancing. Resep tercanggih untuk umpan ramuan spesial ini memang belum ada yang pasti. Sebab lain pemancing lain pula resepnya, lain empang lain lagi ramuannya. Namun beberapa pemancing membenarkan bahwa kemahiran membuat umpan yang khusus dapat membawa seorang pemancing menjadi pemenang dalam suatu lomba. Walau belum ada penelitian secara khusus terhadap selera makan ikan mas terutama yang berukuran super namun berdasarkan pengalaman rasanya dapat dibuktikan umpan ramuan yang jitu dapat merajai suatu lomba mancing. Jadi jangan heran jika dalam suatu lomba banyak ditemui umpan dengan ramuan dan aroma yang beraneka ragam. Beberapa pemancing bahkan menyiapkam bahan-bahan umpannya jauh hari sebelum pertandingan karena sulitnya dicari bahan tersebut. Boleh dibilang umpan spesial ini bila sudah jadi aromanya sangat wangi karena memang bahan pembuatnya terdiri dari bahan-bahan yang berprotein tinggi. Ikan mas memang menyukai makanan alami yang berprotein tinggi di alam aslinya, mungkin hal inilah yang mendorong pemancing menciptakan ramuan umpan seperti itu yang berprotein tinggi sehingga menghasilkan aroma yang mungkin disukai ikan mas. Ada banyak sekali ramuan umpan spesial di sini yang berhasil dikumpulkan berdasarkan pengalaman dan sumbangan dari para pemancing dan beberapa diantaranya merupakan hasil rangkuman dari majalah Media Mancing dan majalah Mancing dua diantara majalah mancing Indonesia yang pernah terbit. Pemuatannya sengaja dibuat pada halaman khusus berikut ini.

UMPAN PENEBAR
Umpan penebar adalah umpan yang sengaja ditebarkan pada tempat tertentu (chumming) yang berpotensi agar ikan-ikan segera berkumpul, biasanya disebut umpan bom. Istilah pengeboman dari pemancingan ini memang sederhananya seperti orang yang mengebom tapi dengan umpan pelet, umpan yang telah jadi atau dari sisa kupasan kulit ubi dan kentang yang isinya tentu telah dipakai membuat umpan. Jangan ragu untuk melempar umpan penebar jika diperbolehkan dalam suatu lomba karena hal ini sangat efektif sekali. Ikan mas yang menemukan serakan umpan bom akan berkumpul sehingga dimakannya umpan anda yang sebenarnya hanyalah tinggal soal waktu. Artinya ikan mas yang telah menemukan contoh makanan yang disukainya itu akan segera melahap umpan ramuan spesial yang sebenarnya karena tentunya lebih lezat menurutnya. Perlu diperhatikan penempatan umpan penebar harus diingat tempatnya atau titiknya karena di sanalah nantinya umpan sebenarnya anda tempatkan. Untuk itu saat lomba dimulai hal pertama yang anda dan pembantu anda (disebut kenek atau kedi) lakukan adalah melempar bom atau umpan penebar tersebut. Bila boleh dilakukan dengan tangan gunakan pengeboman dengan tangan jika tidak maka dapat anda tempelkan pada rangkaian pancing anda kemudian dilontarkan dengan joran. Buatlah paling tidak 3 titik pada tempat yang menurut anda sangat berpotensi misalnya dekat pancuran, daerah tengah antara pinggir lapak dan pancuran (disebut blower, berguna sebagai aerasi kolam dan batas lapak yang berseberangan) dan daerah 2~3 meter di depan anda. Jangan terlalu terpengaruh dengan lapak tetangga yang lebih dulu melempar pancing dan mendapatkan ikan, binalah dulu titik potensial anda ini. Jangan melempar pada daerah tetangga atau perairan dangkal. Walau tidak saat itu anda rasakan manfaatnya kemungkinan ikan akan berkumpul di siang harinya atau di hari menjelang sore, jadi jangan sekali-sekali dilupakan titik-titik potensial yang anda bangun tadi
Baca Selengkapnya - Seluk Beluk Umpan Mancing

Jumat, 23 September 2011

Mancing Dapat Lele Raksasa Sepanjang 2,75 Meter


Jessica Wanstall (14) memang jago memancing. Namun, mendapatkan lele raksasa sudah di luar kemampuannya. Beberapa waktu lalu, seperti dilaporkan Daily Mail, Rabu (15/7), Jessica dan ayahnya, Mark, memancing di Sungai Ebro, Spanyol. Kesempatan itu merupakan hadiah dari sang ayah. Lalu mata pancingnya dicaplok ikan.

Semula sang ayah yakin itu ikan kecil seperti yang biasa ditangkap Jessica. Akan tetapi, ABG itu berpikiran lain dan minta bantuan sang ayah untuk menarik ikan itu. Benar saja, butuh waktu 20 menit untuk menaklukkan binatang itu.

Ternyata, hasilnya benar-benar di luar dugaan. Yang muncul adalah ikan lele yang panjangnya mencapai 2,75 meter dengan berat 87 kg. Jauh lebih besar ketimbang penangkapnya, Jessica, yang hanya setinggi 1,24 meter dan beratnya cuma 36 kg.

Pemandu mereka, Bodo Kunkel, yang mengelola Bavarian Guiding Services di Sungai Ebro mengakui keberuntungan Jessica. �Mulutnya terus menganga seolah tak percaya dengan tangkapannya. Dialah satu-satunya bocah dengan tangkapan ikan air tawar terbesar di Spanyol, mungkin juga di Eropa,� kata Bodo.
Baca Selengkapnya - Mancing Dapat Lele Raksasa Sepanjang 2,75 Meter

Kamis, 22 September 2011

LUAR BIASA ....!!! uang gratis dari Kumpul Blogger !!!!!!


Adalah Jaringan Blogger Indonesia untuk mendapatkan alternatif penghasilan tambahan, dengan cara menyediakan spot/ruangan pada blognya sebagai tempat menyampaikan pesan komersial dari Advertiser
Beriklan melalui Jaringan KumpulBlogger.com sama saja dengan beriklan melalui beberapa Blog

KumpulBlogger.com adalah jaringan Blogger Indonesia untuk mendapatkan penghasilan tambahan dari Blog, Memiliki cara kerja yang disesuaikan dengan kondisi lokal.KumpulBlogger.com adalah eksekusi beberapa ide / teori yang pernah diungkapkan oleh beberapa blogger Indonesia dalam menanggapi fenomena beriklan melalui blog.

tiap blog punya karakternya sendiri, segmennya sendiri. blog yg cukup populer mungkn bisa dapet minimal 15.000 unique visit per month. Jauh dibanding FS ato Detik. Tapi saya takin yang lebih dari 15.000 unique visit ini lebih dari 150 blog. Seandainya mereka semua mau dan tidak keberatan tergabung dalam 1 jaringan dengan advertising dikelola oleh 1 pihak (misalnya), tentu jumlahnya nggak main2. Yang diperlukan adalah standar ukur dan rate placement yg berbeda utk rentang blog (entah gimana caranya nyusun ini spy fair di kalangan blogger).

Kutipan dari Pitra Satvika Pemilk Blog MediaIde Bajing Loncat dalam menanggapi postingan blog dari Blog Internet Marketing Indonesia milik Nukman Luthfie

Tidak ada konsep baru dari website KumpulBlogger.com ini, web site ini diolah dan diramu berdasarkan inspirasi dari Google Adsense, AdBrite, diskusi dari beberapa forum, mailing list dan Blog-blog berpengaruh di Indonesia

Tunggu apalgi, anda punya blog/web/friendster ? bukan jamannya lagi anda ngenet ngurangi duit tapi dapat duit, maka segera BERGABUNG, klik sini untuk MENDAFTAR
Baca Selengkapnya - LUAR BIASA ....!!! uang gratis dari Kumpul Blogger !!!!!!

Rabu, 21 September 2011

Tips Casting Bawal di Kolam


Dach lama gw gak mancing, dalam perjalanan blogwalking gw sore ini gw dapat tips nich dari http://www.mancingonline.com/ tentang casting bawal...wow..pingin rasa nya mau mancing sekarang juga.


Kolam ikan bawal air tawar (Colossoma macropomum) dapat dengan mudah kita jumpai di sekitar kita. Popularitas ikan ini memang tergolong sangat �benderang� di negeri ini. Salah satu kunci kesuksesan ikan ini bahwa dia tergolong rakus dan tidak pilih-pilih makanan. Simpelnya, pemakan segala (omnivora). Apapun yang ada di dekat dia pasti disambar. Artinya makanannya gampang. Bahkan ada guyonan jika kita di dekat kolam bawal jangan sampai sandal jatuh ke kolam karena pasti akan koyak disambar bawal. Pertumbuhan ikan ini juga cepat dan �tahan goncangan� jadi selain menguntungkan, para pembudidaya dan pemilik kolam dapat tidur dengan tenang karena kemungkinan rugi bisa diminimalkan. Tak heran bukan jika ikan ini menjadi begitu popular?

Lalu apa hubungannya dengan pemancing? Pertama karena ikan ini rakus dan memakan segala. Yang berarti mudah dipancing. Umpannya tidak repot dicari dan pasti dapat. Kita bisa memakai umpan yang mahal ataupun yang murah dan ya itu tadi, sandal pun jika Anda lempar ke kolam akan dia sambar. Alasan kedua tentu karena kolam bawal mudah ditemukan. Jadi kapanpun ingin mancing bawal pemancing tidak perlu menempuh perjalanan jauh. Sangat cocok bagi Anda yang memiliki waktu yang sempit. Dan terakhir perlawanan ikan ini juga dapat dikategorikan lumayan.

Mancing Dengan Cara Kasting
Memang, lagi-lagi, cara mancing bawal di kolam pemancingan dengan kasting memakai minnow ataupun spoon tidak sepopuler cara mancing tradisional. Dari puluhan pemancing yang membanjiri sebuah kolam bawal di hari libur misalnya, belum tentu satu diantaranya memancing dengan artificial lure.

Tapi jika ternyata Anda adalah satu di antara sekian banyak pemancing tradisional di kolam bawal itu yang memancing dengan artificial lure Anda tak perlu berkecil hati. Karena Anda juga pasti bisa �memanen� bawal di kolam itu sama seperti mereka. Apalagi cara mancing Anda lebih cool. Jadi santai saja.

Layaknya kolam pemancingan, areal paling dalam atau lubang atau drop off-nya kolam biasanya terletak di tengah-tengah kolam. Ini sebenarnya dalam rangka fair play saat mancing di kolam sehingga dimanapun posisi pemancing berdiri mereka memiliki akses yang sama terhadap wilayah konsentrasi ikan.

Sebelum memulai kasting perhatikan dahulu kondisi permukaan kolam. Jika banyak tenggakan di kolam, maka umpan minnow pun sudah cukup karena itu artinya ikan banyak naik ke dekat permukaan. Tetapi jika sedikit tenggakan mungkin anda perlu memasang spoon atau deep diver minnow karena itu artinya ikan sedang dekat dengan dasar. Minnow atau spoon yang bisa dipakai antara ukuran 3 cm sampai 5 cm. Jangan lupa perhatikan kualitas hooks yang terpasang di minnow ataupun di spoon Anda. Jika yang terlalu murahan baiknya hook diganti dengan yang cukup baik agar tidak lempeng saat disambar bawal.

Piranti yang Anda butuhkan cukup yang kelas ringan. Joran kelas 1000, 2000 sudah cukup. Tali mono cukup kelas antara 6 lbs sampai 8 atau 10 lbs. Tapi tambahkan leader agak besar di ujung tali (sekitar 20 lbs) untuk menahan gigitan bawal. Jika semua piranti sudah siap di genggaman kemudian kastinglah sampai menjangkau areal ikan tersebut. Lebih baik jika bisa melewati areal itu. Tetapi karena kolam pemancingan biasanya ramai maka jangan memaksakan kasting jauh-jauh kecuali akurasi Anda sudah sangat baik. Karena jika akurasi Anda buruk dan sering menyangkut ke line orang non sport angler Anda biasanya akan diomongin atau diteriakin �Kalau mau mancing cara itu di laut saja!�. Atau yang lebih parah �Sok pamer nih.�

Kemudian setelah lure Anda menyentuh permukaan kolam, retrieve-lah ril dengan sangat pelan (untuk minnow) dan jika memakai spoon pertahankan pada kecepatan �asal tidak menyentuh dasar kolam�. Bersiaplah karena bawal pasti akan merespon umpan Anda lebih cepat dari yang Anda bayangkan. Anda tentu tahu apa yang harus dilakukan saat terjadi sambaran. Gentak coy! Maka ikan pun akan pasrah tersangkut di lure Anda. Salah satu keasyikan tersendiri memancing bawal dengan artificial lure adalah ikan yang menyambar lure kita rata-rata ukurannya lebih besar dibanding yang menyambar umpan-umpan tradisional.

Menyenangkan bukan? Memang. Tetapi ini akan menjadi sulit dan menjadi acara �makan hati� jika kecepatan retrieve ril Anda terlalu cepat. Pokoknya asal jangan terlalu cepat dijamin bawal akan menyambar lure Anda dan bawal pun bisa bawa pulang sekaligus Anda akan menjadi seleb baru di pemancingan tersebut. Tentunya jangan lupa bertanya kepada pengelola kolam sebelum mancing ikan di kolam itu benar-benar ada atau tidak. Karena Anda tentu tidak mau dianggap sedang belajar melempar umpan bukan? Selamat kasting bawal.

Asyik kan..semoga bermamfaat ya..
oh ya kalau di Jakarta biasanya gw mancing bawal di Ciledup - Tangerang.
Baca Selengkapnya - Tips Casting Bawal di Kolam

Selasa, 20 September 2011

mancing ikan haruan


Ikan haruan atau nama saintifiknya Channa striata tergolong dalam keluarga Channidae adalah jenis ikan snakehead. Ikan haruan mencari makan dengan memburu ikan-ikan kecil dan menyambar, sama seperti ikan toman. Ikan haruan selalu menjadi buruan kaki pancing yang minat memancing di anak-anak sungai kerana cara menyambarnya dan keganasannya menarik pancing. Ikan haruan biasanya terdapat di anak sungai, sawah bendang dan di lubuk-lubuk. Ikan ini mudah dipancing kerana sifatnya yang agresif selain dagingnya yang mahal dan digunakan untuk membuat ubat luka, ubat perempuan bersalin, dan perubatan lain. Haruan gemar bersembunyi di celah-celah semak, dan celah kayu. Ikan ini agresif mudah menerkam. Ia juga sangat sensitif dengan pergerakan manusia.
Teknik Memancing
Ikan haruan memang mudah dipancing kerana sifat agresifnya. Umpan yang digunakan juga mudah didapati di kedai-kedai atau dicari sendiri. Umpan yang biasa digunakan adalah;
  1. Cacing
  2. Katak
  3. Anak Ikan
  4. Gewang
Umpan cacing biasanya digunakan dengan menggunakan teknik pancing dasar iaitu teknik tradisional untuk kaki pancing ataupun boleh juga menggunakan pelampung. Umpan cacing berkesan untuk menangkap haruan tetapi mengambil masa yang agak lama. Penggunaan katak adalah bagus untuk memancing haruan. Untuk memancing menggunakan katak, cara cangkuk mata kail perlu dipastikan betul dan kemas agak peluang haruan untuk terlepas dari adalah kurang. Cara memancing ikan haruan menggunakan katak adalah seperti berikut;
  1. Umpan dicampakkan ke lokasi yang dikesan berpotensi untuk disambar
  2. Tali digulung sedikit demi sedikit sambil mengesan tarikan dari haruan
  3. Jika tarikan terasa berat, mungkin umpan tersebut sudah berada di dalam mulut haruan
  4. Sentap agar mata kail terlekat pada haruan tersebut.
Penggunaan anak ikan untuk mata kail adalah cara paling mudah dan efektif. Teknik ini adalah sesuai untuk kaki pancing yang gemar memancing ikan di anak sungai yang sempit. Mata kail dicangkuk di belakang ikan tersebut dan ikan tersebut dibiarkan berenang diantara permukaan air sehingga menimbulkan riak air pada permukaan. Haruan amat sensitif dengan riak air dan akan menyambar ikan tersebut dengan sangat ganas. Pastikan joran berada di dalam posisi selamat dan jika tidak, joran anda akan melambung dek sentapan ganas haruan tersebut
Baca Selengkapnya - mancing ikan haruan

Senin, 19 September 2011

mancing di kotabaru Kalsel


Maaflah ujar urang bahari Bunyi badahulu... hanyar sapeda muturnya kalihatan....photobadahulu....report belakangan....

Tanggal Mancing : 01 November 2008
Lokasi Mancing : Tanjung Kunyit, Mekar Putih Lontar, Kotabaru Kal-Sel
Angler : Aman.bjm (member FF) bersama Rekan Indocement Sport Fishing Club
Paid Suryani, Nanang Sudiana, Ridha Anshary, Edd Saputra
Sewa Kapal : Rp 350.000,- ( dua hari satu malam)
Kapten Kapal : Nani wijaya

Teknik Mancing : Dasaran, Poping, Trolling, Casting
Ikan yang didapatkan : IKAN LAMURU, TENGGIRI, BARACUDA, MACAM KRAPU/ JENAHAK
VUGO 2 kg
Pada awalnya Trip ini merupakan Test/coba-coba keadaan cuaca di Tanjung Kunyit Lontar, menurut informasi dari pemilik kapal belum musin cumi serta ikan kurang makan untuk malam hari�(mancing dasaran), karena sudah amat sakaw 4 dari rekan setuju berangkat tanggal 01 Nov 2008 pagi dari Tarjun ke Lontar dengan Motor, Perjalanan sekitar 3 jam dari Tanjung Serdang Ke Lontar disebabkan jalan rusak parah.

Berangkat dari Desa Lontar ke Tanjung Kunyit �. Jam 16.00 wita� sambil memasang joran Trolling sebanyak 3 set�. Satu sambaran / Stike ikan tenggiri dan Hock Up oleh rekan Paid Suryani sekitar 4 kg,
Sesampai di Tanjung Kunyit kami langsung mencoba teknik POPING �.. Sambaran / Stike pertama adalah Ikan Baracuda adalah POPER yang dimainkan oleh Paid Suryani, �..Sayangnya pada saat akan Hook Up Gancu yang dipakai sangat Tumpul (lama tidak digunakan) aaakhirnya si Alu-Alu �.. sekitar 8 kg selamat�kembali ke habitatnya��.., Sambaran Kedua kebetulan kepunyaan POPER� Aman.bjm� juga ikan Baracuda 4kg.

Pada malam hari kami memetuskan mincing dasaran�. Lumayan buat lauk malam hari ,,, kapal dilengkapai peralatan masak-memasak dan Bakaran Ikan�.

Pagi Hari �. Kami coba Poping di sekitar Tubiran Tanjung Kunyit� Hampir dua jam, tak ada sambaran, kata Pak Kapten (Nani) agak berbeda, biasanya ikan Masidung (GT) sering bermunculan dalam rombongan dengan ditandai Sambaran-Sambaran dipermukaan Laut�. Pagi ini benar-benar SEPI�.., Kami Putuskan Trolling ke Lokasi MEKAR PUTIH terlihat para Perahu Nelayan TONDA TENGGIRI�� , di Perjalanan Kami melihat Burung-burung Laut (camar) banyak sekali Terbang kemudian menukik kelaut�diperhatikan ternyata dibawah gerombolan burung burung tadi banyak sekali sambaran anak ikan Tanggol, sesekali terlihat ikan Tenggiri melompat keudara�. , kami mekudian meminta kapten untuk Mendekatkan kapal kearah gerombolan burung-burung tadi�.. Stike pertama oleh Eddy Saputra�. Dan Hook Up ikan LAMURU berkisar 5 kg�.., Stike Kedua ikan Tenggiri meloncat keudara menghantam / menyambar Poper yang dimainkan oleh Eddy�Sangat tetapi tidak sempat dinaikkan�. Salah satu Mata kail lucut� bengkok,,
Kemudian giliran Paid Suryani Stike�saying ikan terbebas dari mata kail Gamakatsu mr. Paid, dibelakagng Nanang Sudiana Casting mendapatkan Ikan tenggiri padi sekitar 3 kg�Hook Up�..Kemudian Giliran Aman. ..Stike dan Hook Up Ikan Lamuru 4 kg�, Stike ke 2 Ikan Tenggiri Loncat menyambar Poper� Leader Putus 1 Poper hilang dibawa oleh sang TENGGIRI PAPAN., Eddy S kembali Stike dan Hook Up lagi ikan Lamuru�5 kg , Sekitar 2 jam POPING diMekar Putih� kami Lego Jangkar�untuk Bakar ikan�hasil pancingan�.sambil mincing dasaran�., sambil makan pancing yang ditaruh sdr Ridha.. bengkok�. Ternyata ikan mahal yang hook up VUGO Hitam 2 kg
Jam 13.00 wita kami kembali ke Lontar�.,

Baca Selengkapnya - mancing di kotabaru Kalsel

Minggu, 18 September 2011

pengalaman mancing pertamaku


Salam Mancing...
Meskipun usia saya masih terbilang muda ( 22 th ) tapi mancing telah menjadi hobi saya sedari kecil, sewaktu usia saya baru 7 tahun, saya dibiasakan seminggu sekali bangun jam 3 pagi, mandi, gosok gigi terus minum susu.. sementara bokap menyiapkan peralatan "tempur" berupa seperangkat alat pancing, tak lupa kopi untuk bekal, lantas menjemput teman2nya yang memang sebelumnnya sudah janjian..
Perjalanan naik mobil temannya bokap ke arah Merak ditempuh 3 jam sungguh membuat saya tak sabar menunggu tiba disana..
Usai sarapan, perahu bercadik dua yang dinakhodai pak Azis menderu membelah lautan Selat Sunda.
Sampai di hotspot favorit, pulau Tempurung segera umpan diturunkan. Rangkaian kotrek berkail besar dengan umpan sayatan cumi terasa begitu cepat tenggelam ke dasar perairan yang berarus kuat karena dibanduli timah sebesar anak linggis. pakai joran hanya akan mengundang tawa karena kedalaman air 200 meteran..
Tak lama umpan diturunkan, senar dimainkan berirama naik-turun sampai terasa ada getaran2 ganjil di tangan. begitu senar bergetar,happpp!! reflek senar disentak setinggi-tingginya..saat inilah yang paling saya tunggu2. senang dan kesal campur aduk di dada. senang karena ada bayangan yang menyambar umpan pasti ikan besar, kesal karena tangan pegal ( ya, iyalah 200 m ngangkat kenur, belum lagi diperahu, kusut ) . sampai diatas terlihat berderet lima ikan ekor kuning setengah kiloan satu ekor.
kejadian yang sama terus berulang2...ekor kuning diselingi kerapu, lencam dan jenaha. tak kurang 2 coolbox ukuran jumbo tak muat lagi menampung ikan yang seperti tak ada habisnya itu. jam 2 ombak mulai tak terkendali yang berarti waktu nimba ikan telah berakhir.
terlihat muka2 hitam terbakar sinar matahari tapi menyiratkan kepuasan, bercanda2 sepanjang perjalanan, sambil membahas asyiknya mancing tadi.
Baca Selengkapnya - pengalaman mancing pertamaku

Jumat, 16 September 2011

Mancing Patin di kolam pemancingan Mina puri ciledug - Tangerang

Empat hari yang gw dirayu ama kedi gw,katanya di kolam pemancingan mina puri ada galatama ikan patin, tiketnya cuma Rp 40,000 untuk satu ronde. Galatama tiap malam diadakan 2 ronde, untuk ronde pertama dari jam 21.00 s/d 23.30 wib dan untuk ronde kedua dari jam 23.30 s/d 02.00 wib.disamping kolam patin ada kolam bawal yang harga tiketnya perjam Rp 15,000,-.

Setelah pulang kerja dan sampai di rumah,gw mikir lagi...mancing gak...mancing gak ya, padahal gw dach 3 hari libur gak mancing ikan mas,"hmmm tiketnya murah ...apasalahnya gw coba...biar kapan-kapan bisa turun mancing patin dikolam pemancingan telaga puri metropolitan dengan tiket Rp 300,000,-"

Setelah mikir 15 menit, dari pada gw bosan di depan computer tiap malam, blogwalking melulu,akhirnya jam 20.00 wib gw telpon kedi gw,"Andi...yok kita ke ciledug mancing patin " langsung kedi gw nyahut dengan semagat 80-annya " Ayo...Bos...segera meluncur" kata kedi gw yang lansung meluncur dari tempat tinggal nya kira-kira memakan waktu 15 menit. dalam hati gw lagi...busyet nich anak kalau diajak mancing langsung semangatnya timbul.Gw suruh kedi gw untuk daftarin melalui temannya yang biasa mancing disana.

Sambil nunggu kedi gw nyampe...gw buat umpan dulu, karena gw belom pernah mancing patin, jadi malam itu gw pake resep dari raja sereh yaitu :

- butter mild 2 cc
- butter cockies 2 cc
- lemon 2 cc (kebetulan lagi gak ada stock,gw ganti dengan jerok keprok)
- leci 2 cc
- almond 2 cc
- coconut 2 cc
- choya 2 cc
- tenggiri 2 cc
- pandan pasta 1 sendok

Setelah buat umpan,lalu gw siapin peralatan mancing gw sekitar jam 20.30 wib gw dan kedi gw berangkat ke ciledug yang memakan waktu 30 menit, lumayan sebelum mancing dach capek duluan.

Akhirnya sampai di kolam pemancingan jam 20.55 wib ,sesampainya di sana kami langsung menuju ke warung yang biasa jual pelet/boman dan alat-alat pancing,lalu gw beli boman yang harga Rp 2,000/bungkus sebanyak 7 bungkus (untuk mancing patin disan ada 2 macam boman yang di pakai yaitu boman pelet biasa dan boman roti, gw milih boman biasa ) dan mata pancing .karena gw orang baru disitu gw bayar langsung.

Sambil menunggu no undian, saya siapin alat pancing dan kedi gw siapin umpan. setelah selesai masih ada waktu 2 menit, gw lihat kolam, disana ada 2 kolam pemancingan :

1. Kolam patin, tiap malam melaksanakan galatama patin sebanyak 2 ronde, per ronde tiketnya Rp 40,000,-(selama bulan puasa kalee ya...makannya sampe jam 02.30 wib,gw belum tahu juga kalau hari biasa jam berpa main)

2. Kolam bawal, tiap malam melakasanakan galatama bawal sampe pagi, kata kedi gw dengan tiker perjam Rp 15,000,-

Yang paling gw perhatiin kolam pati, ada sekita 50 lapak disini, tapi yang dipakai cuma dari lapak 21 s/d 45 atau 50 (lupa gw), jadi yang sebelah kosong. sasaran/hotspot memancing nya kita lempar ke ujung lapak yang kosong tadi, katan patin ngumpulnya disitu. lumayan sich jaraknya sekitar 20 meteran lah.

Akhirnya panitia mengumumkan lapak, gw dapat lapak 37, setelah siap semuanya, langsung gw lempar pancing gw, seperti biasa buang umpan dulu sekitar 5x lemparan dan lemparan ke 6 baru nunggu ikan makan sambil merokok dan minum kopi mix yang sudah dipesan oleh kedi gw.setelah 2 menit gw tarik lagi lempar lagi dan lempar lagi, kali ini gw tunggu sampai 5 menit, busyet dach gak dimakan juga.sampai 1 1/2 jam baru strike...ampun dach baru dapat satu.sementara yang paling banyak udah dapat 8 ekor.

Aneh mancing disini semua pada lempar mentok ke lapak seberang, ( kalee di pinggir kita ama ditengah gak ikannya ya kata kedi gw, tahu ach gelap...kt gw lagi kesel 1 1/2 jam dapat 1 ekor).waktu tinggal 1 jam lagi, satu jam terakhir hanya di strike 1 ekor, jadi total gw dapat 2 ekor, juara total terberat dapat sekitar belasan ekor dan juara terberat dapat 5 kiloan. selesai dach ronde pertama.mungkin gw belu pengalaman mancing patin.

Ronde kedua dari jam 23.00 s/d 02.00 gw dapat 5 ekor,gak nimbang juga( patinnya dari 1 1/2 kg sampai 3 kiloan yang gw dapat), sewmentara juara terberat cuma 5 kiloan dan juara total terberat belasan ekor juga. beda ama di puri metropolitan juara total terberat bisa 70 s/d 100 ekor dan juara terberat bisa 9 kiloan.

Busyet dach...selama 5 jam mancing cuma dapat 7 ekor, bukan gw aja tetangga yang disamping gw jg sama seperti gw. (ikannya kurang kalee ya ).

Akhirnya pulang membawa pengalaman, dalam hati tetap bersyukur, lumayan mancing pertama dapat 2 dan 5 ekor, daripada gak dimakan
Baca Selengkapnya - Mancing Patin di kolam pemancingan Mina puri ciledug - Tangerang

lilitan lumut untuk umpan nila


Kaya'nya temen2 udah kasih banyak masukan tuh bos! Umpan lumut biasanya lebih banyak frekuensi strike nila besar.
Coba usahakan cari lumut sawah untuk umpannya. Ikan2 besar biasanya 'main' dibawah. Coba gunakan rangkaian pancing tunggal dengan timah gelosor. Kalo punya 2-5 joran akan lebih bagus & besar lagi kemungkinan strike-nya. Kalo sudah ada 2-5 set rangkaian joran ini, spotnya tidak perlu dibom lagi karena di dasar danau sudah berkumpul banyak 'bom' lumut yang sudah 'berisi' mata pancing. Fokuskan lemparan umpan di satu titik/area tertentu dengan range 1-2 mtr saja sehingga umpan terkumpul di satu tempat (jangan menyebar saling berjauhan). Jika umpan belum/lama dimakan ikan, ulangi lagi dan tambah lilitan lumutnya. Semakin sering diulang akan semakin banyak 'bom' yang berkumpul di satu titik, pasti akan semakin mengundang ikan untuk berkumpul memakan umpan. Tinggal tunggu saat strike & nikmati sensasi tarikan nila jumbo. Akan lebih nikmat lagi jika menggunakan piranti ringan (light tackle) - joran lentur, reel kelas 500-2000, senar max 6 lbs. Saya dulu biasa nyari nila merah di waduk wadaslintang jawa tengah saat masih kuliah di Jogja, lumayan yang naek ukuran sandal jepit orang dewasa. Ada pride (kebanggaan) tersendiri dulu jika bisa mendapatkan nila merah dibanding nila hitam yang lebih banyak populasinya.

Bisa juga dengan menggunakan rangkaian pancing tunggal & pelampung. Tapi karena umpan menggantung dekat permukaan air, ikan yang makan umpan cenderung lebih kecil ukurannya
Baca Selengkapnya - lilitan lumut untuk umpan nila

Kamis, 15 September 2011

mancing nila di telaga


setelah mengadakan penelitian selama 3 tahun, ternyata mancing nila itu ada beberapa tahapan yang harus di sesuaikan dengan kondisi dan situasinya.
1. nila cenderung aktif/rakus makan apabila di danau tersebut ada arus mengalir. dan saya kira dan di arus tersebut ukuran stoper kita dibuat setengah air atau main atas. dengan umpan yang merumbai tentunya.
2. d air yang tenang ikan nila cenderung pasif. maka kita yang menggerakkan umpan tersebut dengan cara fly sedikit demi sedikit. tentunya di dasar. kail kita seret scara acak. tapi jangan terlalu cepat. tentunya dengan menggunakan cacing yan merumbai-rumbai pula agar ikan tertarik untuk mengejar.
3. Nila babonan cenderung bermain di pinggiran, hingga mepet ke tepi dasar danau, begitu juga nila lubang. sebab di pinggiran itu kontur tanah sedikit keras dibanding dengan di tengah.
4. untuk mangcasting nila gunakan potongan ikan cumi yang masih segar menyerupai cacing. panjang kira2 5cm. dengan menggunakan rangkaian 2 mata kail. bisa juga dengan serutan kelapa muda, tapi menggunakan serutan kelapa ini mudah getas. saya belum menemukan formulanya bagaiman agar kelapa muda ini liat tidak mudah patah apabila disamber sama nila.
5. tentunya didanau tersebut harus ada ikanya dan tidak di jala/dijaring oleh tukang seperti di tempat saya
Baca Selengkapnya - mancing nila di telaga

Selasa, 13 September 2011

Hantu Bertopi �Berkah� bagi Pemancing


BOLEH percaya, tidak percaya pun silakan. Pengalaman aneh benar-benar dirasakan empat karyawan karyawan swasta sebuah perusahaan di Banjarmasin, H Suri, Zaenal, Badriansyah dan Jaya.

Seumur-umur yang namanya memancing, perolehannya paling banter hanya bisa dihitung dengan jari. Tapi, Kamis itu, mereka bak ketiban rezeki. Dengan empat pancing ternyata bisa membawa pulang ikan sekitar 40 kilogram.

�Saya juga bingung, tidak tahu penyebabnya apa. Ikannya besar-besar. Ada lele, gurameh dan lain-lain. Semua gampang banget kami angkat. Pada hal hanya di lokasi itu saja,� kata Zaenal yang mewakili teman-temannya kepada wartawan.

Mereka berempat tetap bingung dengan kejadian itu. Lantas, di tengah-tengah ketidakpercayaan tersebut, iseng-iseng membuka fotofoto hasil jepretan menggunakan handphone. Alangkah terkejutnya karena satu di antara gambar hasil jepretan Irwan,� se orang bar tender di diskotek tersebut, terlihat ada sesosok bayangan aneh.

Mereka meyakini telah ada �penampakan� mahluk halus di sekitar lokasi mereka mancing. Sosok mahluk aneh itu dilukiskan sebagai seseorang lelaki tua memakai topi, duduk termenung menghadap mereka mancing. Di dalam gambar itu pula, �si bayangan samar� hanya terlihat bagian perut ke atas.

�Awalnya kami berjam-jam mancing, tak seekor pun ikan didapat. Tapi ketika hari mulai gerimis, Irwan memotret. Saat itu pula kami secara beruntun mulai mendapatkan ikan,� kata Zaenal yang diamini rekannya yang juga si pengambil gambar, Irwan.

Yang tak kalah membuat heran H Suri cs, meski banyak pemancing, tapi hanya rombongan mereka yang mendapatkan hasil. Sejumlah pemancing di sungai tersebut terlihat tanpa hasil.

Setelah puas, mereka pulang. Namun, Zaenal mengaku sempat tersentil karena saat di perjalanan pulang, sejumlah warga sempat meledek bahwa ikan-ikan itu bukanlah dari hasil memancing di sungai, tetapi membeli di kolam perikanan.

�Sialan, mereka sinis bilang, ikan itu beli. Tapi kami pun bingung kok,� celetuknya dengan semangat. Lalu, ada keanehan setelah itu? Ternyata Zaenal, Suri, Jaya maupun Badriansyah mengaku, biasa-biasa saja.

Ikan-ikan itu mereka masak dan rasanya tak ada yang ganjil. Kapok mancing lagi? Tidak! Kejadian itu sama sekali tak mengendurkan hobi mereka berempat. Diceritakan, setiap Kamis tempat bekerja para karyawan itu memang libur, karena malam Jumat tidak ada aktivitas.

Maka tiap minggu mereka selalu mengisi waktunya dengan refreshing, mancing. Mereka pun berharap tetap bisa pulang membawa hasil, meskipun tidak melimpah seperti pekan lalu. �Ayo kalau mau ikut boleh aja, kami hobi mancing,� ajak Zaenal.
Baca Selengkapnya - Hantu Bertopi �Berkah� bagi Pemancing

Senin, 12 September 2011

MEMANCING DI AIR TERJUN


Kalimantan Selatan banyak memiliki objek wisata alam yang belum terjamah oleh modernisasi. Sehingga suasana alamiahnya masih sangat terasa. Kondisi yang demikian itu justru merupakan daya tarik tersendiri bagi wisatawan asing yang ingin bertualang di keaslian alam bebas.
Keramahan penduduknya yang masih teguh memegang adat, hutan yang menyimpan berbagai kekayaan alam berupa flora dan fauna, derasnya aliran sungai yang menantang untuk diarungi dan banyaknya air terjun sangat menarik untuk dinikmati. Bahkan di air terjun tersebut para mania dapat menyalurkan hobinya dengan memancing ikan air deras yang hidup di air terjun. Air yang sangat jernih serta derasnya air yang jatuh dari ketinggian kadang membuat mania yang belum pernah mengalami, menyangsikan adanya ikan yang hidup di dalamnya. Namun hal itu akan terkikis manakala telah dicoba untuk memancing di tempat tersebut. Jatuhnya air terjun di bawahnya merupakan danau kecil yang airnya dengan deras langsung mengalir ke sungai di bawahnya.
Di danau kecil berbatu-batu tersebut ada beberapa jenis ikan tertentu yang menjadikannya sebagai habitatnya. Mereka hilir mudik di bawah jatuhnya air terjun dengan tidak menghiraukan gemuruh suara yang ditimbulkannya. Satu di antara air terjun yang ada, ialah Air Terjun Riam Hanai yang terletak di Desa Malaris, Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, di kaki Pegunungan Meratus.
Daerah itu berhawa sejuk dengan suhu air yang dingin. Apabila malam menjelang, udara dingin akan menyelimuti dan membuat kita akan menggigil kedinginan. Penduduk asli daerah itu adalah Suku Dayak yang memeluk agama kaharingan dan menghuni rumah adat yang disebut �balai�. Namun beberapa keluarga telah banyak yang keluar meninggalkan balai dan membangun rumah sendiri. Perjalanan menuju lokasi cukup mengasyikkan bagi yang menyukai wisata alam dan petualangan. Letaknya yang terpencil dan jauh dari kesibukan dan bebas dari polusi, hanya suara gemuruh air yang jatuh dari ketinggian bahkan membuat perasaan menjadi tenang dan damai. Sesampai di tempat, peralatan akhirnya pun dipersiapkan untuk memulai aktifitas memancing.
Pada pemancingan ini digunakan joran fiber teleskopik lengkap dengan ril serta mata kail nomor 7 dan timah pemberat agak besar dan tanpa menggunakan pelampung. Digunakannya timah besar adalah agar mata kail tidak terbawa arus ke hilir sungai di bawahnya karena derasnya aliran air di samping untuk lemparan jauh ke tengah danau. Umpan yang digunakan adalah cacing yang ditusuk pada mata kail dengan ujungnya dibiarkan menjuntai 2-3 cm sehingga lambaiannya menarik perhatian ikan yang menjadi target. Kadang-kadang dengan kaki terendam di pinggiran danau, beberapa kali pancing dilempar ke tengah danau mencari sasaran. Kalau pada saat yang tepat, dimana umpan di ujung kail menarik perhatian ikan yang ada, tanpa basa-basi umpan langsung disambarnya. Saat itulah terasa betapa mengasyikkannya melayani pemberontakan ikan yang telah terkait di ujung pancing. Demikian pula halnya dengan air terjun lainnya yang terdapat di wilayah Kecamatan Loksado, antara lain Air Terjun Libarubantai di Desa Haratai yang semuanya merupakan tempat pemancingan ideal. Selama perjalanan menuju lokasi, kita dituntut untuk memiliki kesiapan fisik yang ekstra guna menyusuri jalan setapak yang kadang naik turun, merambah semak-semak atau menyeberangi sungai yang berbatu. Namun semuanya akan terobati manakala kita sudah sampai di air terjun yang kita tuju. Air yang jatuh ditiup angin bagaikan hujan rintik di sekitarnya begitu menyejukkan apalagi bila ikan pun telah didapat, maka tak sia- sialah perjalanan kita dan penat pun hilang
Baca Selengkapnya - MEMANCING DI AIR TERJUN

Minggu, 11 September 2011

Memancing Ikan

Seorang pemancing sedang memancing ikan air tawar di sebuah telaga dengan menggunakan tongkat pancing (joran)
Seorang pemancing sedang memancing ikan air tawar di sebuah telaga dengan menggunakan tongkat pancing (joran)
Memancing (Inggris:Fishing) secara luas adalah suatu kegiatan menangkap ikan yang bisa merupakan pekerjaan, hobi, olahraga luar ruang (outdoor) atau kegiatan di pinggir atau ditengah danau, laut, sungai dan perairan lainnya dengan target seekor ikan. Atau bisa juga sebagai kegiatan menangkap ikan atau hewan air tanpa alat atau dengan menggunakan sebuah alat oleh seorang atau beberapa pemancing.
Namun dalam praktek dan dari hasil buruannya, tidak semua kegiatan memancing ikan selalu membuahkan hasil seekor ikan, memancing ikan dapat juga diartikan tidak saja untuk menangkap ikan namun juga kodok, penyu, ikan, cumi-cumi, gurita, bahkan ikan paus.
Memancing ikan dapat dibedakan berdasarkan alam buruannya, yaitu:
  • Memancing ikan air laut
  • Memancing ikan air tawar
Pada dasarnya memancing hanyalah salah satu cara menangkap ikan. Oleh karena itu banyak cara atau teknik menangkapp ikan yang lain.
/ Sejarah
Memancing dalam arti menangkap ikan sudah dikenal oleh peradaban manusia sejak zaman dahulu sekitar 10.000 tahun yang lalu. Hal ini terbukti dari peninggalan-peninggalan arkeologi pada goa-goa tua di Eropa bahwa aktifitas penangkapan ikan sudah ada sejak dulu dengan ditemukannya tulang-belulang, mata kail dan gambar serta lukisan pada zaman batu di dalam goa-goa tersebut
Baca Selengkapnya - Memancing Ikan

Sabtu, 10 September 2011

Memancing, Bukan Sekadar Diam Menunggu Ikan

KOMPAS/HERU SRI KUMORO
Warga memancing di Waduk Cengklik, Boyolali, Jawa Tengah, yang debit airnya cukup tinggi. Waduk ini berperan untuk mengairi areal pertanian warga di Boyolali dan sekitarnya.
WISATA memancing bisa saja disebut sebagai kegiatan yang membosankan, tapi pada waktu liburan seperti ini, kegiatan memancing bisa menjadi alternatif kuntuk wisata mengisi liburan.
Sebagaimana yang disampaikan oleh Drs. Yudi Ismanto, penduduk Gunungpati Kota Semarang, dan Krisnanto, S.H., penduduk Sampangan, dan Ivan, mahasiswa Universitas Semarang (USM), ketiganya memiliki hobi memancing. Mereka mengisi kekosongan waktu libur atau waktu luang dengan memancing. �Selain untuk mengisi waktu luang, memancing bagi saya adalah sebuah hobi,� kata Yudi.
Menurut dia, memancing memiliki kenikmatan tersendiri yang tidak bisa dirasakan oleh orang lain, yaitu saat menunggu umpan dimakan ikan dan saat mendapatkan ikan. Meski hanya banyak diam menunggu umpan dimakan, para pehobi mancing dapat seolah-olah melupakan dunia di sekitarnya.
Dia mengatakan, biasa memancing di DAM Tahu, di daerah sekitar pelabuhan Tanjung Emas, Semarang. �Memancing di sana bukan hanya sekedar mencari ikan, tetapi juga sekaligus menikmati pemandangan laut yang indah,� katanya
Baca Selengkapnya - Memancing, Bukan Sekadar Diam Menunggu Ikan

Jumat, 09 September 2011

membuat alat pancing

Ini merupakan alat pancing atau biasa juga disebut joran. Alat pancing ini buatan para perajin di Citapen, Kelurahan Kertasari, Ciamis, Jawa Barat. Dari tampilannya, alat pancing ini tidak tampak seperti buatan industri kecil rumahan. Kualitasnya tidak kalah dengan buatan pabrikan besar.
Lokasi sentra pembuatan alat pancing dari kota Ciamis dapat dicapai selama setengah jam perjalanan, dengan menggunakan kendaraan bermotor. Disinilah alat pancing ini dibuat. Bahan bakunya campuran serat fiber, resin, katalis, dan pigmen untuk pewarnaan. Untuk membuat setangkai alat pancing dibutuhkan sekitar 100 serat fiber.
Proses awalnya, bahan berupa serat fiber dicelupkan ke dalam campuran resin, katalis dan pigmen. Setelah itu diangkat dan digantung hingga kering.Setelah fiber bahan alat pancing kering, kemudian dihaluskan dengan cara diraut.
Setiap harinya di tempat ini dapat diproduksi sebanyak 3 ribu alat pancing. Para wanita juga terlibat dalam proses produksi, terutama untuk pekerjaan yang membutuhkan ketelitian dan kesabaran seperti ini
Baca Selengkapnya - membuat alat pancing